Thursday, 26 August 2010
JAKARTA--Pemerintah hanya menganggarkan sebagian kecil uang untuk sosialisasi air susu ibu (ASI) ekslusif selama enam bulan. Dari total APBN 2010 yang berjumlah sekitar Rp 22,4 triliun, hanya Rp 1,7 miliar anggaran untuk sosialisasi ASI.
Jumlah tersebut sedikit meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada 2009, Direktur Gizi Kementerian Kesehatan, Minarto mengatakan, jumlahnya 'hanya' Rp 1,4 miliar. "Kami melakukan sosialisasinya kerja sama dengan lembaga lain," katanya kepada Republika, Selasa (24/8). Kerja sama tersebut antara lain adalah dengan UNICEF dan WHO.
Dana itu, lanjut Minarto, digunakan untuk sosialisasi di seluruh Indonesia. Selain itu, dia mengungkapkan, pemerintah juga memiliki strategi lain dalam sosialisasi ASI. Yakni dengan melatih seorang konselor ASI.
"Kami juga melatih tenaga kesehatan di daerah untuk menjadi konselor ASI," kata Minarto. Tugas para konselor tersebut adalah memberikan pengarahan kepada masyarakat mengenai betapa pentingnya pemberian ASI secara ekslusif selama enam bulan.
Dengan strategi tersebut, ujar Minarto, pemerintah meyakini dapat memakai dana APBN dengan lebih efisien. "Para tenaga kesehatan itu tak mendapat gaji khusus, hanya gaji mereka sebagai PNS saja," jelasnya.
Sumber
REPUBLIKA.CO.ID
Website yang berhubungan :
Info Teknologi
Sentuhan Rohani
Trik and Tips
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-Puisi Ku
Artikel Yang Berhubungan
- Sidang Cerai Aa Gym Digelar 19 April
- Masalah dan Solusi Kesehatan di Usia 20-30 Tahun
- Masalah dan Solusi Kesehatan di Usia 40-60 Tahun
- Lumpuh Tidur tidak Berkaitan dengan Mistis
- Hancurkan Sel Lemak dengan USG
- Enzim Caspase 8 Bantu Pengobatan Kanker
- Fakta tentang Bahaya Racun Radiasi
- Kenali Penyebab Kematian Elizabeth Taylor
- Yuk, Bereksperimen Gaya dan Warna Rambut
- Jins Supermahal Rp17,8 Juta
- Hati-hati! Beredar Terasi Mengandung Zat Pewarna
- RSD Sumenep Krisis Dokter Spesialis
- Ilmuwan Temukan Vaksin Efektif untuk TB
- Jika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Hancur
- Duh, Pengidap HIV/AIDS di Jayapura Didominasi Ibu Rumah Tangga
- Belum terbayar, Klaim Rp 1,8 Miliar untuk Pengobatan Korban Merapi di RSUP Dr Sardjito
- Duh, 36 Balita di Banjarmasin Alami Gizi Buruk
- Busana Terbaik di Ajang Golden Globe 2011
- Suguhan Eksotis di Tebing Bali
- Kelainan Genetik Sebabkan Bocah Perempuan di Bandung Berkelamin Ganda
- Tertipu Suami Berkelamin Wanita
- AA Gym Ceraikan Teh Ninih
- Wanita Jago Masak Masih Menjadi Dambaan
- Ibu Di Atas Usia 35 Tahun Disarankan Tidak Hamil
- Tampil Seksi Saat Hamil
Labels: Berita
0 comments:
Post a Comment