Monday, 24 August 2009


Nikah dini adalah kata-kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Bahkan nikah dini, akhir-akhir ini sering dianggap sebagai momok bagi remaja. Hampir semua media dan masyarakat terlalu membesar-besarkan segi negatif dari pernikahan dini. Semuanya hanya menggambarkan betapa susah dan jeleknya ide untuk menikah muda. Padahal jika dikaji secara mendetail, nikah dini adalah solusi terbaik bagi remaja yang takut terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak diinginkan.

Memang banyak kendala ketika seseorang mengambil keputusan untuk menikah di usia muda tersebut. Seperti larangan orang tua, kedewasaan, ekonomi yang belum memadai, pemikiran-pemikiran seperti apa kata orang nanti, bagaimana seandainya orang-orang menganggap mereka menikah karena MBA (married by accident), ataupun kematangan psikologis yang sering dijadikan alasan utama untuk menolaknya. Namun semuanya itu bukanlah masalah yang tidak bisa dikomunikasikan atau diatasi.

Sebagian orang masih menganggap pasangan yang menikah dini akan sangat mudah untuk bercerai. Mungkin salah satunya karena tidak adanya kecocokan yang ditimbulkan oleh pernikahan dini tersebut, serta belum adanya kematangan dalam berfikir. Tetapi, jika seseorang sudah mempunyai keinginan untuk menikah, dewasa, meskipun usianya belum cukup matang, why not? Karena usia tidak bisa mengindikasikan tingkat kedewasaan dan tanggung jawab seseorang. Contohnya banyak yang sudah hampir jadi sarjana usia sudah menginjak 25 tahun, tetapi pola pikirnya masih sama dengan anak SMA. Variabel pengaruh seolah-olah hanya terletak pada usia, harus segera dihilangkan. Membicarakan soal cerai tidaknya, semua orang yang menikah juga akan ada kemungkinan akan bercerai. Tidak peduli dia nikah umur 17 tahun, 30 tahun atau bahkan 50 tahun. Karena kalau masalah cocok tidaknya semua orang juga semua orang juga berbeda, hanya bagaimana cara mengatasi perbedaan dan menikmati persamaan, itu yang paling penting.

Artikel Yang Berhubungan



1 comments:

Blog Joker said...

Setuju banget,bikah muda ga selamnya negativ,cuma orang-orang yang tukang gosip aja yang menganggap nikah muda itu merugikan